Kang’eee,...
Mbak’eee,....??!!
Kembali membaca
sebuah situasi yang tidak asing bagi telinga kita, yakni kebersihan yang
menjadi kepentingan dan sangat dibutuhkan bagi sekian banyak orang. Umumnya,
sejak kecil kita sudah di didik oleh orang tua kita akan pentingnya hidup
bersih. “Karena dengan hidup bersihlah manusia akan hidup sehat,” begitu ucapan
yang kerap hadir di telinga kita.
Pesan-pesan itu
lah yang bagi sebagian orang menganggap bahwa kebersihan dan kesehatan adalah
ajaran orang tua yang bisa jadi dikeramatkan. Padahal, pesan-pesan itu
di ajarkan pula dalam agama Islam, bahkan telah menjadi salah satu hadist Nabi
Muhammad SAW.
Kalimat
terakhir ini yang mendasari diadakannya kegiatan yang dilaksanakan rutin tiap
minggunya di PP. Luqmaniyyah , dengan menggerakkan segala rakyatnya
(santri) membersihkan seluruh lingkungan dalam dan sekitar pondok pesantren.
Masjid, kelas, aula, taman, halaman parkir, gang dan jalan menuju lokasi
ponpes, komplek asrama, kamar mandi, tong-tong sampah, menjadi sasaran mereka
yang sudah menjadi salah satu agenda yang diwajibkan bagi para
penghuninya. Yah, walaupun dikatakan, agenda tersebut sudah menjadi hal yang
biasa, namun hal ini sngat di perhatikan karena secara langsung ataupun tidak,
kebersihan akan mempengaruhi kenyamanan dan kekhusyu’an proses kegiatan
belajar mengajar dan juga kegiatan lain yang akan berlangsung di dalam pondok
pesantren.
Semangat untuk
mewujudkan kenyamanan itu, terlihat dengan jelas di wajah rakyat LQ saat
melaksanakan agenda rutinan mereka. Lantunan album sholawat yang di
kumandangkan lewat speaker masjid, teriakan-teriakan yang terdengar
sesama santri, “semangat kang!!”, “cemunguudd mbak!!”, juga gelak
canda dan tawa menyelingi kegiatan mingguan ini dan hal-hal itulah yang menjadi
penyemangat mereka. Bersatu kita teguh, bercerai kita berantakaann!!!!
(bukan, kawin lagi, heehee...).
Sebenarnya,
ada satu lagi ungkapan yang sangat berkesan menjadi penyemangat mereka, jargon
yang tak asing pula di telinga awwam dan dikenal baik pula dikalangan
santri, yakni kebersihan sebagian dari iman. Namun, akan terdengan miris
jika santri belum mengenalnya dengan baik, khususnya dalam lingkungan
sehari-hari, bukan karena di antara mereka ada yg malas, ada kalanya masih
disibukkan dengan kegiatan-kegiatan lain. Maka dari itu, tidak heran jika jargon
tersebut akan di imbuhkan tanda tanya di belakangnya (?). ;-) By : Adnan







COMMENTS