Oleh : Ali Mafruhin
Sebelumnya mari kita kenali sisi
lain dari Negara yang awal kemerdekaannya ini diakui oleh Mohammad III (Kepala
Negara Islam Maroko).
Hampir
semua orang Amerika beragama, mereka percaya adanya Tuhan, mereka berdoa dan
mengamalkan ajaran Agama yang mereka anut, mereka jelaskan segala kejadian
dalam hidup mereka dengan memohon kerelaan tuhan, berdoa dan bekerja, lantas
mereka wujudkan idealita mereka bagi bangsa Amerika dengan berpedoman ajaran
agama: ”one nation under god”.
Sejarah Islam di Amerika sudah ada sebelum benua itu ditaklukkan
oleh kekuatan-kekuatan Eropa. Terdapat bukti yang sangat kuat bahwa kaum Muslim
Andalusia sudah mengunjungi benua Amerika jauh sebelum Colombus. Sebagaimana
dilaporkan oleh Al-syari Al-idrisy pada
abad ke-XII. Selanjutnya bukti sejarah tentang kunjungan orang Caribbean dari kerajaan Muslim di Afrika Barat, yang
pada ahirnya diketahui satu fakta bahwa armada Portugis dan Spanyol yang
dikatakan sebagai penemu Benua Amerika itu dipimpin oleh pelaut-pelaut Muslim Andalusia
yang mempunyai pengetahuan lebih baik mengenai laut lepas. Sebagian para penemu
itu adalah golongan Mariscos, yaitu penduduk Spanyol yang menyembunyikan
kemuslimannya. Adalagi sebuah fakta yang juga jarang diketahui, yaitu para
imigran Andalusia dari Al-ribat dan Sala (dua kota di Maroko) memimpin pertempuran
melawan armada laut Spanyol dan Portugis di Samudra Atlantik menjelang pantai Karibia.
Mungkin
fakta-fakta diatas merupakan fakta sejarah yang tidak populer atau sengaja
tidak dipopulerkan.
Negara yang mempunyai makanan
khas hotdog ini merupakan sebuah negara
yang perkembangan Islamnya paling cepat dibandingkan Negara-negara Barat
lainnya di era kontemporer sekarang, dengan pertumbuhan sekitar 2000 jiwa
per-tahun sehingga populasi muslim sekitar sekitar tujuh juta jiwa. Umat islam di
AS memposisikan diri sebagaimana adanya, dengan kaki tetap di timur sekaligus
dibarat, yang bertujuan memberikan kontribusi vital dalam membangun hubungan bangsa
barat dengan Islam.
Komunitas Islam di Amerika sangat besar perhatiannya terhadap
golongan afro-amerika, yang sedang meningkatkan kedekatanya dengan kaum muslim
mainstream semenjak tahun 1976. Berbagai konsul regional mulai mendekati
organisasi-organisasi muslim setempat untuk dipersatukan. Diantaranya dua
konsul yang perlu disebutkan yaitu the islamic council of notbern california
dan the islamic council of new england, mereka berusaha melakukan
koordinasi terhadap sekian banyak organisasi sosial keislaman yang ada di
wilayah masing-masing.
Di Amerika Serikat setidaknya ada 400 organisasi umat islam, juga
terdapat masjid yang menjadi satu dengan
qur’anic schools. Hampir keseluruhan masjid-masjid tersebut menjadi pusat kegiatan komunitas muslim. Quincy,
Waterbury, Detroit, Dearborn, Toledo, Lowa, Sacramento, Indiana, Arizona
adalah nama masjid-masjid disana, mungkin tergolong aneh di telinga kita, tapi itulah
namanya. Masjid indah yang terdapat di Islamic Centre Washington bukan
merupakan masjid umum, melainkan masjid yang didirikan oleh lembaga dari berbagai
kedutaan besar Negara Islam di amerika serikat. Faisal Abdur Rouf yang
merupakan salah satu imam masjid Al-farah (New York) berpendapat bahwa “Muslim
AS berada dalam posisi terpaksa mengatakan bahwa tidak ada pertentangan dalam
teologi/agama islam dengan kerinduan banyak umat islam akan nilai-nilai
demokratis dan persamaan kesempatan, karena mereka memahami aspirasi
masing-masing pihak dan telah merekonsoliasikan identitas amerika dan islam
mereka”. Ini berarti bahwa mereka mempunyai peran penting sebagai penengah yang
berusaha membangun kepercayaan komunikasi antara USA dengan Dunia Muslim
tentang agama dan budaya.
Walaupun ada beberapa sekolah Islam di Amerika Serikat, akan tetapi
kenyataannya hampir seluruh anak-anak muslim belajar di sekolah-sekolah non muslim,
baik sekolah umum maupun swasta. Jika dilihat dari hal tersebut berarti mereka
sudah berasimilasi dengan baik. Di Amerika Serikat juga terdapat dua buah
Universitas Islam. Juga hampir semua Universitas besar di negara ini mempunyai departmen
keislaman, yang lazim dinamakan islamic studies.
Islam mempunyai kecenderungan besar untuk berkembang di Amerika.
Maka semua usaha sedang digiatkan untuk memajukan semua institusi ke-Islam-an
untuk memenuhi kebutuhan generasi yang telah ada maupun yang akan hadir. Dan
berusaha menghentikan segala hambatan yang mengganggu proses kelancaran
asimilasi Agama dalam komunitas Islam. The sun of islam will rise the west (Matiass
Gardells).
Sumber : Buku Pergumulan Timur Menyikapi Barat, 2008






COMMENTS