Oleh : Kang Zakka
Bagi sebagian masyarakat, yang
ada di pikiran mereka ketika mendengar kata “kehidupan santri” adalah tidak
lepas dari banyaknya kegiatan yang melelahkan dan kurangnya istirahat. Semua
itu terlihat dari postur tubuh para santri yang kebanyakan berbadan kurus dan
mempunyai cekungan hitam dikelopak mata sebagai tanda kelelahan ataupun
kurangnya istirahat. Semua pemikiran itu sudah tak menjadi rahasia lagi
masyarakat. Tetapi, jika ditelusuri lebih jauh lagi, ternyata dampak tersebut mengandung
banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Mengapa demikian? Mari kita sekilas
menengok beberapa rutinitas para santri.
1. Mengaji
Dalam kegiatan mengaji, santri
diharuskan melengkapi absahan kitabnya (makna gantung) dan
memahami materi yang disampaikan. Sisi manfaatnya, mengaji kitab dapat melatih
otak kita untuk menangkap materi melalui indra pendengaran yang akan ditorehkan
dalam lembaran-lembaran kitab. Kegiatan ini menjadikan santri cepat tanggap dan
daya pola pikir terasah. Kegitan mengaji yang berlangsung setiap hari selama
santri berada dalam kawasan pondok ini secara tidak langsung menjadikan santri
mulai terbiasa dengan pola pikir cepat hingga mampu menguasai materi melalui
kerja pendengaran dan kecapatan tangan untuk terhubung ke otak. Jadi kegiatan
ini baik untuk kesehatan otak.
2. Sholat
Sudah banyak para ilmuan
memaparkan tentang berbagai macam manfaat gerakan sholat, baik untuk kesehatan
rohani maupun jasmani. Manfaat yang akan diulas di sini adalah dari berapa
banyak kadar kita melaksanakan sholat. Tak bisa dipungkiri, bahwa antara
sebagian besar masyarakat dengan para santri lebih banyak santri dalam
melakukan kegiatan sholat tersebut. Pasalnya, jika masyarakat mereka lebih
banyak yang melaksanakan shalat fardhunya saja, sedangkan sholat sunnahnya
banyak yang tertinggal karena waktunya tersita untuk bekerja. Tetapi bagi
santri, melakukan sholat fardhu maupun sunnah adalah kebutuhan bagi mereka. Baik
karena dianjurkan oleh sang kyai, ustadz ataupun karena keyakinan yang telah
melekat pada diri santri tersebut. Jadi, apabila gerakan sholat itu
bermanfaat bagi kesehatan, berarti jika sering dikerjakan akan menambah poin plus
bagi kesehatan kita.
3. Qiyamul lail (sholat malam)
Qiyamul lail juga merupakan
gerakan sholat, hanya saja waktu dalam mengerjakannya yang membedakan. Qiyamul
lail dilaksanakan pada tengah malam setelah bangun tidur. Qiyamul lail sangat
dianjurkan untuk dikerjakan karena pada waktu ini Allah menjanjikan akan
memberikan apa yang hambanya inginkan menurut hadits riwayat Bukhori-Muslim.
Lagi-lagi jika ditinjau, kegiatan ini lebih banyak dikerjakan oleh santri
daripada kita yang bukan santri. Hal ini terjadi bisa saja dari faktor
kebiasaan. Tapi unsur memohon pertolongan yang dijanjikan Allah untuk diberikan
kepada hamba-Nya yang meminta inilah yang menjadi pemicu besar seorang santri
untuk mengerjakan qiyamul lail.
Mungkin karena jauh dari orang
tua dan sanak saudara hingga membuat mereka seperti bertahan hidup sendiri,
penuh masalah, urusan, takut, rindu, dan pikiran labil mereka yang tiba-tiba
datang mereka hadapi sendiri. Mereka tumpahkan semua kepada Allah di qiyamul
lail. Sedangkan orang yang selain santri, mungkin kurang peka terhadap apa yang
sebenarnya kita butuhkan karena tertutup oleh kasih sayang keluarga dan semua
yang serba ada di rumah.
Sisi manfaatnya, dalam kegiatan
bangun tidur otak kita telah dalam keadaan segar dan mampu untuk berikir
jernih, otomatis qitamul lail yang dikerjakan akan lebih khusyu’. Dalam keadaan
seperti ini seringkali inspirasi bermunculan silih berganti. Kitapun dapat
menyiapkan apa saja yang akan kita kejakan dihari esok dengan baik. Karena
sejatinya, qiyamul lail itu mempunyai unsur tersendiri yang dapat menjadikan
hati dan jiwa kita tenang. Perlu bukti? Silakan anda praktikkan.
Dari ketiga contoh kegiatan para
santri di atas, memang ada benarnya jika keadaan fisik mereka terlihat kurusan
dan ada cekungan hitam di mata mereka. Tetapi di balik itu, mereka mempunyai
paras indah yang tidak semua orang punya daripada sekadar fisik. Paras itu
terbentuk bukan hanya dari sketsa pemberian Allah, tapi juga keterbiasaan
mereka dalam melakukan hal-hal bernilai ibadah inilah yang tak banyak disadari
oleh kebanyakan orang. Ibadah yang sekaligus memberikan manfaat bagi kesehatan
para santri.
Sumber
: www.tsaniafm.com






COMMENTS