Oleh : Arkham
Lantang teriak seorang perut yang lapar
Bum..jedar…jedor…mengaum,
memberontak cetar tatkala ashar
Bukan soal agama, ini hanya soal tanah semata yang mengakar
Aku bilang bayar, kau bilang mau di bakar, aku bilang itu bakar kau anggap aku dibayar
Bagaimana kau bisa dengar
Sedangkan kau terus teriakan Allahu Akbar
Seakan tuli takut kan merugi
Apa gunanya saudara jika tak sama
Apa gunanya moderat bila saling menghujat
Aku bilang hati-hati
kau tuduh aku tak mengerti
Bagaimana kau bisa
dengar
Sedangkan kau terus
teriakkan kami itu benar
Aku bilang ini
negara kita,
kau terka aku ini bukan umatnya
Syuhada menangis
karena nafsu dan hawa anaknya
Keegoisan,
ketamakan, saling curiga, dan adu domba
Hancur….bangsa
Indonesia
Kau ajak aku
diam, aku ajak kau memberontak
Bagaimana aku bisa
berkata
Sedangkan kau selalu
tak sadar muka
Lelah hati ini
sangat gerah
Aku ajari dengan
hikmah, kau bilang itu sudah punah
Balutlah hati
yang terluka berdarah
Gundah penuh amarah,
menahan air mata agar tidak tumpah
Bagaimana aku bisa
ibadah lillah
Sedangkan kau terus
menebar fitnah
Laahaula walaa
quwwata illaa billaah
JOGJA, 14112016






COMMENTS